Posts

Perjalanan Melayat Sukmeh Tercinta 29/1-1/2/2026

Image
🤍 Catatan Perjalanan Perjalanan ini dimulai dengan lelah, bahkan sebelum benar-benar sampai tujuan. Dari Bali ke Halim, pesawat terlambat, tapi hidup tetap berjalan. Dari Halim aku melanjutkan dengan Grab ke stasiun KCIC whossh , lalu naik kereta cepat Indonesia–China menuju Padalarang. Tiga puluh menit. Terlalu cepat sampai rasanya seperti waktu dipercepat oleh Tuhan sendiri. Ironisnya, justru kereta feeder ke Kebon Kawung yang terasa lambat. Sembilan belas menit yang panjang, seolah mengingatkanku bahwa tidak semua bagian hidup harus cepat. Sampai di Kebon Kawung, Puji Tuhan, aku berada di sekitar Paskal Hyper Square. Menggeret koper, naik angkot jurusan Stasiun–Lembang, lalu bertemu di Paskal. Dari sana kami langsung menuju Bumi Baru, ruang A, untuk melayat. Aku ada di rumah duka dari sore sampai malam. Banyak yang menawarkan tempat menginap, bahkan bosku sendiri memintaku tinggal di rumahnya. Tapi aku menolak. Aku bilang masih ada janji dengan teman, padahal dalam hati...

Refleksi Nyepi 2025

Sore ini, 27 Desember 2025 Aku menemukan catatan refleksi di saat hari Nyepi 2025 Refleksi Nyepi 1) Peduli pada alam & hemat energi Kebiasaan kecil: kurangi plastik Pilih transport ramah lingkungan Hemat listrik di rumah & workplace 2) Melayani dengan tulus Pengendalian emosi Menerima keberagaman manusia 3) Balance life & arrange Time for GOD!  4) Selektif berteman Who brings (+) energy, karena Interaksi sosial menyita energi

Paroki Santa Maria, Ratu Rosari, Gianyar , Kutemukan Sosok Allah Bapa

Image
Sabtu, 6 Desember 2025 – Sore di Paroki Santa Maria Ratu Rosari, Gianyar Sore itu aku meniatkan diri untuk mengikuti Misa Sabtu di Paroki Santa Maria Ratu Rosari, Gianyar. Sudah lama aku ingin kembali. Ingatanku langsung terlempar pada tahun 2020, ketika aku pertama kali berkunjung ke Ubud. Aku menyetir motor dari Lod Tunduh sambil mencari gereja, nyasar, dan akhirnya hanya sempat mengikuti Misa sekejap. Mungkin memang Tuhan belum ingin aku tinggal lama kala itu. Kali ini, jadwal jelas: Misa dimulai pukul 18.30 WITA. Aku berangkat dari Kuta pukul 17.30, sedikit terburu karena terlambat makan. Aku memutuskan memesan Grab Bike dengan tujuan Sanur, rencananya dari Sanur lanjut mobil. Namun, melihat lalu lintas di area Sanur yang padat, aku kembali memesan motor. Driver yang menjemput berasal dari Kupang. Saat mengetahui aku hendak ke gereja, ia tersenyum dan berkata, “Ya sudah, saya sekalian ikut Misa, Bu. Tuhan lihat hati, bukan pakaian yang dikenakan.” Aku hanya tersenyum dalam hati. Ra...

Gereja Katolik Paroki Santa Maria Immaculata, Tabanan Bali

Image
Sebenarnya nggak ada niatan ke gereja jauh-jauh. Setelah swim lalu pray, tiba-tiba muncul keinginan cari gereja buat Natalan. I don't know why, kok muncul pencarian Gereja Bunda Maria. Mumpung masih sore, langsung otw ke sana. Benar-benar enak—jalanan sepi, udara segar. Sampai di sana, meski aku jadi orang pertama, tetap sudah ada seorang ibu yang lagi berdoa di ruang adorasi. Ruang doa yang sangat sederhana, dan ada bagian yang perlu dirawat karena lembap. Tidak lama kemudian, gereja tiba-tiba penuh. Suasana pedesaan terasa lebih kuat. Aku duduk di deretan kedua dari depan, ceritanya biar fokus. Tapi entah kenapa gereja tidak pakai AC, hanya kipas angin dan pintu-pintu yang dibuka. Sungguh membuat mata sedikit mengantuk. Tapi tetap nyimak dan dapat kok pesan-Nya bahwa kita datang ke Bait-Nya dengan hati sukacita. Pastur memberi pesan memasuki Adven pertama supaya kita tetap berjaga-jaga dan berdoa. Sementara Tuhan bilang untuk selalu...

Itinerary 3 Hari di Kota 1000 Sungai, Banjarmasin Kalimantan Selatan #ayokebanjarmasin #solotrips

Image
Itnerary 3 Hari di Banjarmasin - Petualangan Solo yang Penuh Berkat 18-20 April 2025  Hari Pertama: Dari Bali ke Banjarmasin – Berkat dan Jumat Agung  Tak Terlupakan Aku berangkat 18 April pukul 12:05, delay jadi 12:20, dari Bali ke Banjarmasin dengan Air Asia seharga Rp 832.700, pesan lewat Trip.com. Sampai di bandara, sudah dijemput sopir yang aku pesan lewat Tiket.com. Perjalanan 1 jam sampai di kota Banjarmasin, pukul 15:00, check-in 10 menit di Hotel 88. Aku booking dapat best price Rp 274.782, sudah termasuk sarapan.  Puji Tuhan, hotelnya cuma berjarak nyebrang saja ke Gereja Kathedral Keluarga Kudus Banjarmasin, jadi langsung ke gereja untuk misa Jumat Agung dan bersyukur. Setelah itu, aku jalan ke arah Gua Maria, dan ajaibnya, seorang bapak menawarkan kursinya supaya aku duduk. Dari gereja, aku pulang mandi dan semula mau jalan ke sungai, tapi rasanya jauh, jadi aku memutuskan naik grab bike ke Duta Mall. Di sana, aku explore da...

Hotel Gratis, Aku Tidak Lupa

Hari ini aku teringat kembali pada satu momen di masa muda yang diam-diam meninggalkan bekas di hati. Saat itu aku menginap di rumah tanteku—rumah yang besar dan indah. Tapi aku masih ingat jelas kata-kata pamanku saat tante sedang di luar. Ia berkata dengan nada serius: “Enak ya, nginep di sini kayak hotel gratis.” Bukan hanya paman yang berkata begitu, bahkan ada teman tante yang cerewet juga ikut-ikutan menyebutku “tamu hotel gratis.” Ditambah lagi dengan tuduhan bahwa tante terlalu sering membela kami dan bisa menyebabkan pertengkaran. Paman juga bilang bahwa sudah terlalu sering tante membantu keluarga mamaku. Kalimat-kalimat yang mungkin terdengar ringan di telinga orang lain, tapi bagiku yang masih muda saat itu, terasa seperti belati kecil yang menancap di hati. Aku hanya bisa tersenyum dan berkata, “Terima kasih atas segala kebaikan, Paman.” Karena apalagi yang bisa aku katakan? Aku tidak punya kuasa, tidak punya keberanian untuk membela diri. Aku tahu… saat itu keluarga kami ...

Itinerary Manila Trip (20-24 Februari 2025) Solo Traveller

Image
Kamis 20 Feb aku bangun pukul 5 pagi meskipun masih ngantuk berat karena hanya tidur 3 jam 10 menit, aku bersiap2 .  Tuhan sungguh baik dan tepat waktu saklar universal kepunyaanku dipinjam tamu, aku sudah berpikir kalo perlu beli baru, eh tepat aku mau berangkat ternyata tamunya keluar dari room hostel dan aku langsung minta milikku yang dipinjamkan kepadanya. Btw aku mencek koperku 7 kilo lebih jadi aku kurangi oleh oleh yang berat dan membuat aman koperku di berat 6.8 Kg. Semalam aku juga sudah membuat QR code untuk masuk Filipina supaya di imigrasi saat di cek sudah siap. Pengalaman ke Malaysia sendiri berguna dan trip ke Manila kali ini pun aku berangkat sendiri. Beberapa relasi terutama saudara yang sudah tua mewanti-wanti untuk selalu berhati-hati. Tapi beberapa orang paham dan aku memang suka jalan sendiri saja. Salah satu alasan aku pergi solo traveller karena keputusan beli tiket murah itu harus cepat be...