Legio Maria DOA PEMBUKAAN P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu. Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dijadikan lagi. U. Dan Engkau akan membaharui muka bumi. MARILAH BERDOA Ya, Allah Bapa kami, curahkanlah Roh KudusMu atas diri kami. Engkau telah mengutus Roh Kudus ke GerejaMu untuk mengawali pewartaan Injil. Semoga Roh Kudus melanjutkan karyaNya ke dunia melalui hati umatMu yang beriman. Demi Kristus, Pengantara kami U. Amin P. Tuhan, bukalah bibirku U. Dan mulutku akan mewartakan kemuliaan-Mu P. Tuhan, sudilah datang menolong aku. U. Tuhan, tolonglah daku dengan Segera P. Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus U. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin. LIMA PULUHAN DOA ROSARIO SUCI Salam, ya Ratu, Bunda yang rahim. Kehidupan, penghiburan, dan pengharapan k...
Semula ajakanku adalah Paskahan di Makasar, setiap perjalanan aku pasti bilang Tuhan Yesus, pertimbangan supaya gampang dihubungi maka memutuskan tetap refreshing di Bali yaitu ke Amed. Aku sering diajak temenku GG berkunjung ke Amed tapi selalu menolak karena kerja. Aneh Tuhan selalu aturkan terbaik, bukan kebetulan kenalan sopir Grab asal Amed dan Bli Ketut Adi ini sesekali WA ibu kapan ke Amed. Akhirnya saran sopir berangkat jam 4 dini hari supaya sampai di Amed dapet moment nelayan pulang melaut. Sabtu 5 April jam 4.30 kami berangkat pake mobil ke Amed. Perjalanan lancar dan indahnya pemandangan perahu-perahu nelayan tradisional yang pulang melaut. Bersyukur sampe akomodasi namanya Yoga Dharma Hostel kami bisa early check in. Pilihan hostel yang bagus berkat info Mr. GG. Hostelnya sederhana, namun bersih dan lokasinya strategis depan pantai. Kamar kami di lantai 2 dengan sea view . Amazing view. Kami bisa menikmati pemandan...
Perjalanan kali ini kembali memilih solo alone karena semuanya serba dadakan. Beresin kerja dulu baru berangkat. Semula tujuannya ke Tabanan, tapi karena mempertimbangkan kemacetan Bali akhirnya aku spontan klik tiket ke Lombok. Flight jam 4 sore, jadi selesai kerja langsung ke airport. Sejak di airport rasanya perjalanan sudah mulai mempertemukan aku dengan banyak orang. Saat antre check-in, ada sepasang suami istri yang baru pertama kali ke Lombok dan bingung proses check-in, jadi aku bantu mereka sampai selesai. Saat menunggu boarding, ada lagi seorang ibu dan anak yang menyapa karena mengira aku orang Jepang. Kami pun ngobrol dan berkenalan. Flight hanya sekitar 50 menit dan berjalan lancar. Aku menikmati nasi kuning di pesawat, lalu tak lama kemudian sudah tiba di Lombok. Sampai di Bandara Praya, karena udara adem aku berpikir bisa jalan keluar area bandara lalu order Grab seperti di Bali. Ternyata beda cerita. Untungnya ada seo...
Comments
Post a Comment